Hilangnya keindahan kota ku dan kini berganti dengan pengemis


Artikel pendek



Mencari sisa-sisa keindahan kota yang dulu sering terdengar di telingga. Tapi apa ? tak kulihat lagi yang seperti yang dahulu kala. Kota yang dulu indah dan asri kini tiada lagi kulihat yang seperti itu lagi, sekarang berganti pemandangan dengan seorang pengemis yan berkeliaran di mana-mana. Keadaan yang sangat-sangat memprihatinkan bagi kita semua. Awalnya mencoba menelusuri sepanjang kota yang sempit hingga ke penjuru-penjuru kota, tapi apa yang ku dapat. Seorang pengemis dimana-mana sungguh teriris hati kita melihat banyak pengemis di di jalanan. Salah siapa hingga banyak pengemis di mana-mana??? Jawaban yang sering kita tengar yaitu salah pemimpin-pemimpin kita katanya. Tetapi seandainya kalau kita mau membuka mata kita ,itu semua salah kita bersama hingga menyebabkan banyak pengemis di mana-mana. Mengapa demikian?? Karena masih banyak orang-orang di sekitar kita memandang rendah seorang pengemis, Padahal kita salah berfikiran seperti itu.
Seharusnya kita menolong mereka mengeluarkan dari dunia seorang pengemis. Sederhananya yaitu dengan memberi pekerjaan bagi mereka selayak-layaknya mungkin. Dengan itu kita berarti sudah membantu mereka mengeluarkan dari kelamnya menjadi seorang pengemis. Semakin hari gaya hidup semakin berkembang, biaya hidup semakin besar, barang-barang kebutuhan semakin mahal. Ini lah salah satu alasan mereka menjadi seperti ini. Yang membuat kita semakin miris lagi dengan keadaan ini adalah banyak pengemis berasal dari kalangan anak-anak hingga balitapun sering di ajak turun kejalan untuk menggemis. Sungguh keadaan yang sangat memprihatinkan yang seharusnya mereka di rumah untuk belajar, bermain dan di manjakan oleh kedua orang tuanya tapi apa malah turun ke jalanan untuk mengais uang recehan untuk biaya hidup mereka sendiri. Melihat keadaan ini maka kita akan bertanya – tanya dengan keadaan ini kemana sebenarnya peran Negara dan pemerintah ini sehingga dari dulu tak ada kesejahteraan bagi masyarakat kecil seperti para pengemis ini. Sungguh sulit akan merubah keadaan ini karena mereka semua yang jadi seorang pengemis tak mampu keluar dari keadaan ini. Sungguh ironis memang semakin hari semakin banyak pengemis dimana-mana,tapi tak pernah ada perbaikan. Harus mengadu kepada siapa pengemis-pengemis ini agar mereka keluar dari keadaan yan membelengu mereka dari kecil hingga saat ini.
Alasan karena tidak ada pekerjaan selain jadi seorang pengemis itu sebenarnya dapat kita terima secara rasional dan masuk akal. Tapi terkadang kita masih menemukan orang –orang yang menjadikan pengemis adalah pekerjaan yang mengguntungkan bagi setiap orang. Dan menjadikan pengemis adalah pekerjaan yang tetap baginya. Sungguh semakin teriris hati ini melihat keadaan yang seperti ini,tak ada rasa malu lagi di hati mereka. Sakit memang saat kita mendengar kabar yang seperti ini, Awalnya kita semua mendorong mereka agar bisa keluar dari keadaan ini,tapi apa kenyataanya???. Seribu solusi tak akan pernah cukup untuk merubah keadaan ini sebelum kita merubah pola pikir mereka.
Dengan ini tak akan lagi tercipta keindahan kotaku yang dahulu lagi, biarkan saja keadaan itu menjadi cerita masalalu yang tak tahu akhirnya. Kemungkinan kan selalu ada jika harapan masih tertanam di setiap jiwa.

Leave a Reply